SEJARAH YANG HARUSNYA DIKENANG
NAMUN TERLUPAKAN
Pada episode kali ini saya sebagai penulis juga sebagai
calon sejarawan yang ikut meramaikan khazanah pendidikan didunia sejarah akan
mengulas sedikit mengenai sejarah masa ratusan tahun silam. Kita banyak
mengetahui sejarah-sejarah yang banyak terjadi di kehidupan ini. Kita katakan
berumum pada sejarah dunia, terkhususkan untuk kali ini aceh dan terspesialkan
pada sebuah tempat. Nah, sebelum melaju ke topik pembahasannya ada baiknya,
kita membicarakan sedikit. Apa sih sejarah itu? Nah menurut beberapa buku yang
telah saya baca. Dapat saya simpulkan bahwa,
sejarah itu adalah suatu peristiwa yang terjadi pada masa lampau yang
tidak dapat diulang kembali dan mungkin dapat dikaji kembali. Maksudnya? Maksudnya
adalah sejarah itu merupakan suatu peristiwa yang telah terjadi baik setahun
yang lalu, sebulan yang lalu, sehari yang lalu, dan walaupun itu sedetik yang
lalu. Itu juga dinamakan dengan sejarah. Dan peristiwa tersebut tidak dapat
diulang persis seperti yang ada. Misalnya, kita ingin mengulang kejadian
tersebut pada waktu yang sama, dan
tempat yang sama. Itu merupakan suatu kemustahilan karena itu tidak mungkin. Namun,
peristiwa itu dapat dikaji kembali dengan menafsirkan dan menerjemahkan
barang-barang yang ada di sekeliling terjadinya peristiwa tersebut apabila
ingin mengetahui secara langsung kronologisnya.
Kita cukupkan pembahasan mengenai pengertian sejarahnya. Nah,
berbicara tentang sejarah memang tidak
ada habisnya. Segala sesuatu yang ada didunia ini memiliki sejarahnya. Baik itu
makhluk hidup atau pun benda- benda yang mati. Baik sejarah kemunculan barang
tersebut sampai sejarah munculnya nama dari "sesuatu" tersebut. Begitu juga tempat, banyak
tempat yang ada diindonesia khususnya aceh memiliki banyak sejarahnya. Mulai dari
sejarah sebuah tempat maupun sejarah dari nama tempat tersebut.
Untuk kali ini kita akan membahas mengenai sebuah tempat
atau lebih tepatnya sebuah desa atau gampong. Yang bernama “ GAMPONG
PANDEE”.
![]() |
| bacanya miring yaaa!! |
mengapa sih dinamakan gampong pande? jadi, nama ini dinamakan GAMPONG
PANDEE dikarenakan pada zaman dulu pada saat masih menjamurnya kerajaan di
aceh. Gampong ini dikenal banyak memiliki pengrajin yang pandai. Pandainya mereka
bukanlah pandai yang biasa saja tetapi pandainya mereka sangat luarbiasa. Mengapa
demikian? Karena mereka memiliki pengrajin yang pandai mengolah emas, besi,
tembaga, dan lain sebagainya. Dan para pengrajin ini juga menghasilkan banyak
barang-barang yang digunakan oleh para raja-raja di kerajaan. Seperti koin emas
yang atau koin-koin yang lain yang banyak dihasilkan di gampong pande ini.
Berbicara tentang gampong pande,
pasti timbul pertanyaan. Dimanakah tempat tersebut? Mungkin orang yang diluar
masih sangat asing dengan gampong ini. Namun, bagi orang yang telah lama berada
di aceh khususnya warga kota pasti mengetahuinya. Gampong pandee adalah suatu
desa yang terletak di pinggiran kota yang tak jauh dari pusat kota banda aceh. Yang
berada sekomplek dengan desa pelanggahan dan gampong jawa yang berada di
pinggiran sungai peunayong. Tidak perlu pening untuk mencarinya karena banyak
penanda jalan yang membuat kita tak akan tersesat.
Lalu,
apasih yang hebohnya di
gampong pande ini ? Di gampong pande dikenal dengan desa "seribu nisan".
Mengapa demikian?
Karena memang terbukti dari pantauan kami yang juga telah mengobservasi
di sebuah lokasi yang bersejarah. Disini banyak terdapat nisan-nisan
yang berumur
sangat tua. Juga banyak terdapat makam raja-raja. Baik itu raja yang ada
di
gampong pandee atau sekitarnya maupun makam para pendatang.
Nah, salah satunya yang kami temui
yaitu suatu komplek MAKAM PUTROE IJOE. Yang namun, makam ini tidak kami
observasi secara detail dikarenakan masih diragukan kebenaran mengenai komplek
tersebut. Meskipun demikian, jelas terlihat disini setiap suatu makam ditandai
dengan 2 batu nisan. Dan komplek makam ini tidak terlalu luas. Dilihat dari sisi
kanan ada sekitar kurang lebih 10 makam yang masing-masingnya memiliki nisan
tersendiri.
Berbeda dengan makam yang berada
disebelah kanan papan nama. Disebelah kirinya tidak kita dapati makam yang
beraturan. Yang kami amati yaitu adanya nisan yang sudah mengalami patahan yang
diakibatkan oleh tsunami yang terjadi pada tahun 2004 silam. Yang dimana tempat
ini merupakan tempat terparah yang terkena bencana tersebut juga karena
posisinya berada dekat dengan laut.
Untuk keterangan makam ini tidak
kami amati secara detail juga dikarenakan kurangnya informasi daripada penjaga
makam. Tapi, kami mengamati sedikit banyaknya dari suatu makam raja yang
masyhur pada masanya yang juga diakui kebenarannya yang tidak diragukan lagi. Coooba
tebak makamsiapa ini ????
Mungkin ada sebagian yang
tahu.
yah, Ini komplek makam kedua yang kami
temui dan sedikitnya kami mencari tahu keterangannya dari warga setempat yang
menjadi narasumber kami. Berikut beberapa informasi yang dapat kami simpulkan
dari wawancara kami dengan narasumbernya.
Nama tuan di kandang ini bukanlah nama dari yang
sebenarnya. Nama tuan di kandang ini hanyalah sebagai nama yang diberikan oleh
warga setempat. Nama asli dari beliau ialah AL-MAQDUM ABI ABDULLAH SYEIKH
ABDURRAUF AL-MULAQQAB TUAN DI KANDANG. Dari nama beliau pun tidak dapat
kita ambil kebenarannya karena ini belum tentu benar. Nama akan terus berubah
seiring dengan perkembangan zaman juga perkembangan sejarah. Beliau
merupakan satu dari beberapa tokoh yang mennyebarkan agama islam di aceh. Beliau
salah satu utusan dari baghdad yang juga membawa beberapa pengikutnya sekita
kurang lebih 400an. Kompleks makam ini berumur sekitar kurang lebih 859 tahun. Dan
dikatakan juga komplek makam ini lebih tua daripada makam tgk abdurrauf
as-singkily atau dikenal dengan tgk syiah kuala yaitu ulama tersohor aceh.
Lalu ada sesuatu yang membuat kami terkejut dikarenakan
sesuatu yang tersembunyi ini. Yaitu sebuah sumur tua yang berumur seumuran
dengan makam dan lokasinya tidak berada jauh dari makam. Dan sumur tersebut
nampak seperti tidak terawat karena banyak rumput yang berada disekeliling
sumur tersebut dan juga menutupi bagian dari sumur tersebut.
Dan beberapa tahun yang lalu sumur ini masih digunakan
namun dikarenakan warga sudah memiliki sumur sendiri sehingga sumur ini sudah
jarang digunakan. Dan ada usulan dari salah satu warga bahwa sumur ini akan
kembali dijaga dan kembali dirawat dan digunakan seperti adanya lagi. Dan juga
seharusnya pemerintah juga berpengaruh dalam melestarikan hal-hal yang seperti
ini untuk yang lainnya sepertinya cukup. Dan harapan dari warga setempat juga
semoga dalam beberapa bulan ataupun tahun kedepan tempat ini lebih menjadi
tempat yang dikenal karena bagaimana pun juga ini yang seharusnya diutamakan
tapi mengepa ini juga yang dilupakan. Semoga ada ada penerus setelah ini yang
ikut berpartisipasi untuk melestarikan tempat yang berpengaruh seperti ini.
dan berikut kami luncurkan video terakhir yang ada sebagai penutup dan rangkuman dari semua pembahasan kali ini.
dan berikut kami luncurkan video terakhir yang ada sebagai penutup dan rangkuman dari semua pembahasan kali ini.
Sekian pembahasan mengenai GAMPONG PANDE ini. hanya ini yang dapat saya sampaikan bila ada kekurangan
mungkin dapat ditambah karena saya baru pemula dan baru pertama sekali
melakukan observasi juga saya baru menjajaki diri dalma dunia sejarah. dapat
dikatakan belum terlalu mahir.
sekali lagi terimakasih telah
membaca
semoga bermanfaat
wabillahitaufiqwalhidayah
wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh








Tidak ada komentar:
Posting Komentar