Selasa, 04 Agustus 2015

sejarah kita

SEJARAH YANG HARUSNYA DIKENANG 
NAMUN TERLUPAKAN
Pada episode kali ini saya sebagai penulis juga sebagai calon sejarawan yang ikut meramaikan khazanah pendidikan didunia sejarah akan mengulas sedikit mengenai sejarah masa ratusan tahun silam. Kita banyak mengetahui sejarah-sejarah yang banyak terjadi di kehidupan ini. Kita katakan berumum pada sejarah dunia, terkhususkan untuk kali ini aceh dan terspesialkan pada sebuah tempat. Nah, sebelum melaju ke topik pembahasannya ada baiknya, kita membicarakan sedikit. Apa sih sejarah itu? Nah menurut beberapa buku yang telah saya baca. Dapat saya simpulkan bahwa,  sejarah itu adalah suatu peristiwa yang terjadi pada masa lampau yang tidak dapat diulang kembali dan mungkin dapat dikaji kembali. Maksudnya? Maksudnya adalah sejarah itu merupakan suatu peristiwa yang telah terjadi baik setahun yang lalu, sebulan yang lalu, sehari yang lalu, dan walaupun itu sedetik yang lalu. Itu juga dinamakan dengan sejarah. Dan peristiwa tersebut tidak dapat diulang persis seperti yang ada. Misalnya, kita ingin mengulang kejadian tersebut  pada waktu yang sama, dan tempat yang sama. Itu merupakan suatu kemustahilan karena itu tidak mungkin. Namun, peristiwa itu dapat dikaji kembali dengan menafsirkan dan menerjemahkan barang-barang yang ada di sekeliling terjadinya peristiwa tersebut apabila ingin mengetahui secara langsung kronologisnya.
Kita cukupkan pembahasan mengenai pengertian sejarahnya. Nah, berbicara  tentang sejarah memang tidak ada habisnya. Segala sesuatu yang ada didunia ini memiliki sejarahnya. Baik itu makhluk hidup atau pun benda- benda yang mati. Baik sejarah kemunculan barang tersebut sampai sejarah munculnya nama dari "sesuatu" tersebut. Begitu juga tempat, banyak tempat yang ada diindonesia khususnya aceh memiliki banyak sejarahnya. Mulai dari sejarah sebuah tempat maupun sejarah dari nama tempat tersebut.
Untuk kali ini kita akan membahas mengenai sebuah tempat atau lebih tepatnya sebuah desa atau gampong. Yang bernama “ GAMPONG PANDEE”. 
bacanya miring yaaa!!
 
            mengapa sih dinamakan gampong pande? jadi, nama ini dinamakan GAMPONG PANDEE dikarenakan pada zaman dulu pada saat masih menjamurnya kerajaan di aceh. Gampong ini dikenal banyak memiliki pengrajin yang pandai. Pandainya mereka bukanlah pandai yang biasa saja tetapi pandainya mereka sangat luarbiasa. Mengapa demikian? Karena mereka memiliki pengrajin yang pandai mengolah emas, besi, tembaga, dan lain sebagainya. Dan para pengrajin ini juga menghasilkan banyak barang-barang yang digunakan oleh para raja-raja di kerajaan. Seperti koin emas yang atau koin-koin yang lain yang banyak dihasilkan di gampong pande ini.
            Berbicara tentang gampong pande, pasti timbul pertanyaan. Dimanakah tempat tersebut? Mungkin orang yang diluar masih sangat asing dengan gampong ini. Namun, bagi orang yang telah lama berada di aceh khususnya warga kota pasti mengetahuinya. Gampong pandee adalah suatu desa yang terletak di pinggiran kota yang tak jauh dari pusat kota banda aceh. Yang berada sekomplek dengan desa pelanggahan dan gampong jawa yang berada di pinggiran sungai peunayong. Tidak perlu pening untuk mencarinya karena banyak penanda jalan yang membuat kita tak akan tersesat.
            Lalu, apasih yang hebohnya di gampong pande ini ? Di gampong pande dikenal dengan desa "seribu nisan". Mengapa demikian? Karena memang terbukti dari pantauan kami yang juga telah mengobservasi di sebuah lokasi yang bersejarah. Disini banyak terdapat nisan-nisan yang berumur sangat tua. Juga banyak terdapat makam raja-raja. Baik itu raja yang ada di gampong pandee atau sekitarnya maupun makam para pendatang.
            Nah, salah satunya yang kami temui yaitu suatu komplek MAKAM PUTROE IJOE. Yang namun, makam ini tidak kami observasi secara detail dikarenakan masih diragukan kebenaran mengenai komplek tersebut. Meskipun demikian, jelas terlihat disini setiap suatu makam ditandai dengan 2 batu nisan. Dan komplek makam ini tidak terlalu luas. Dilihat dari sisi kanan ada sekitar kurang lebih 10 makam yang masing-masingnya memiliki nisan tersendiri.

sisi kanan tanda

sisi kiri yang banyak mengalami patahan dari nisannya
            Berbeda dengan makam yang berada disebelah kanan papan nama. Disebelah kirinya tidak kita dapati makam yang beraturan. Yang kami amati yaitu adanya nisan yang sudah mengalami patahan yang diakibatkan oleh tsunami yang terjadi pada tahun 2004 silam. Yang dimana tempat ini merupakan tempat terparah yang terkena bencana tersebut juga karena posisinya berada dekat dengan laut.
            Untuk keterangan makam ini tidak kami amati secara detail juga dikarenakan kurangnya informasi daripada penjaga makam. Tapi, kami mengamati sedikit banyaknya dari suatu makam raja yang masyhur pada masanya yang juga diakui kebenarannya yang tidak diragukan lagi. Coooba tebak makamsiapa ini ????

Mungkin ada sebagian yang tahu.
Ini adalah komplek makamnya................


            yah, Ini komplek makam kedua yang kami temui dan sedikitnya kami mencari tahu keterangannya dari warga setempat yang menjadi narasumber kami. Berikut beberapa informasi yang dapat kami simpulkan dari wawancara kami dengan narasumbernya.
Nama tuan di kandang ini bukanlah nama dari yang sebenarnya. Nama tuan di kandang ini hanyalah sebagai nama yang diberikan oleh warga setempat. Nama asli dari beliau ialah AL-MAQDUM ABI ABDULLAH SYEIKH ABDURRAUF AL-MULAQQAB TUAN DI KANDANG. Dari nama beliau pun tidak dapat kita ambil kebenarannya karena ini belum tentu benar. Nama akan terus berubah seiring dengan perkembangan zaman juga perkembangan sejarah. Beliau merupakan satu dari beberapa tokoh yang mennyebarkan agama islam di aceh. Beliau salah satu utusan dari baghdad yang juga membawa beberapa pengikutnya sekita kurang lebih 400an. Kompleks makam ini berumur sekitar kurang lebih 859 tahun. Dan dikatakan juga komplek makam ini lebih tua daripada makam tgk abdurrauf as-singkily atau dikenal dengan tgk syiah kuala yaitu ulama tersohor aceh.
dan ini merupakan nisan-nisan yang ada disana 

dan berikut sedikit video nya :


Lalu ada sesuatu yang membuat kami terkejut dikarenakan sesuatu yang tersembunyi ini. Yaitu sebuah sumur tua yang berumur seumuran dengan makam dan lokasinya tidak berada jauh dari makam. Dan sumur tersebut nampak seperti tidak terawat karena banyak rumput yang berada disekeliling sumur tersebut dan juga menutupi bagian dari sumur tersebut.
Dan beberapa tahun yang lalu sumur ini masih digunakan namun dikarenakan warga sudah memiliki sumur sendiri sehingga sumur ini sudah jarang digunakan. Dan ada usulan dari salah satu warga bahwa sumur ini akan kembali dijaga dan kembali dirawat dan digunakan seperti adanya lagi. Dan juga seharusnya pemerintah juga berpengaruh dalam melestarikan hal-hal yang seperti ini untuk yang lainnya sepertinya cukup. Dan harapan dari warga setempat juga semoga dalam beberapa bulan ataupun tahun kedepan tempat ini lebih menjadi tempat yang dikenal karena bagaimana pun juga ini yang seharusnya diutamakan tapi mengepa ini juga yang dilupakan. Semoga ada ada penerus setelah ini yang ikut berpartisipasi untuk melestarikan tempat yang berpengaruh seperti ini.

dan berikut kami luncurkan video terakhir yang ada sebagai penutup dan rangkuman dari semua pembahasan kali ini. 
 


Sekian pembahasan mengenai GAMPONG PANDE ini. hanya ini yang dapat saya sampaikan bila ada kekurangan mungkin dapat ditambah karena saya baru pemula dan baru pertama sekali melakukan observasi juga saya baru menjajaki diri dalma dunia sejarah. dapat dikatakan belum terlalu mahir.
sekali lagi terimakasih telah membaca
semoga bermanfaat
wabillahitaufiqwalhidayah
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh