Selasa, 19 Mei 2015

TOLAK BALO( MENOLAK BENCANA)

dikecamatan kami menggamat kabupaten aceh selatan tradisi kenduri tolak balo telah menjadi kenduri yang sangat melekat diadakan dimasarakat menggamat
kenduri ini diadakan hampir setiap tahun,,sistem dari kenduri ini adalah masarakat kami beramai-ramai kesebuah tepi sungai yang sungai itu dinamakan lawe melang(air luas).
sesudah masarakat menggamat sampai di sungai lawe melang kemudian,,,ada suatu kepala suku atau tengku imam yang membacakan doa ditengah sungai tersebut.
setelah kepala suku membacakan doa kemudian,,tengku tersebut mengambil air disekelilingnya dalam sebuah botol aqua,,kemudian diletakkan diatas perahu lalu masarakat tersebut bisa mengambil air itu untuk dijadikan khasiat.
masarakat kami percaya bahwa,,barang siapa yang meminum air aqua tersebut maka akan disembuhkan dari segala penyakit.
sesudah acara itu selesai,,masarakat kami kemudian memotong kerbau ditepi sungai dan dimakan bersama-sama.
sesudah selesai makan bersama,,masarakat kami kemudian melanjutkan kendurinya dengan menaiki perahu untuk mengarungi sungai lawe melang tersebut.
bagi yang tidak pergi atau tidak menaiki perahu tersebut,,masarakat kami mendirikan sebuah tenda,,dimana tenda itu dijadikan sebuah pertunjukan tari dari daerah kami.
selesai acara tolak bala itu selesai dilaksanakan,,kepala suku kemudian membagikan daging kerbau yang berlebih dan juga lemang,,itu dibagikan kepada masarakat yang kurang mampu.
itulah acara kenduri dikampung kami.          

catatan sendiri                                      

Minggu, 17 Mei 2015

Pada Suatu Ketika di dalam embun,,Angin Pagi Menghembuskan dinginKita Masih disini dalam rentang sikap yang tak sama,,,hingga pada suatu ketika,,perbedaan tidak harus diperdebatkan,,pikirku,,sebab memang kita sudah beda jalan pikiran,,pendapat yang terbentang jauh,,justru harus didekatkan,,diungkapkan,,maka,,perbedaan itupunsebagai tak berjarak

Selasa, 12 Mei 2015

Aku Belajar Untuk Tidak Mendapatkannya Sekarang
karena Aku Mau Menunggu,,,Sampai Apa yang Kuinginkan itu Benar-Benar Menjadi yang Terbaek Untukku,,karena Aku Yakin Semua Akan Indah Pada waktunya
Amieeenn....
Cinta Bukan Melemahkan Hati,,,Bukan Membawa Tangis
Bukan Membuat Kita Putus Asa,,Tapi ,,,Cinta itu Menguatkan Hati,,,Menghidupkan Harapan
kisah Cinta Hayati dan Engku Zainuddin,,dari Negeri padang

yang akhirnya Hayati ditenggelamkan oleh Tragedi Kapal Van Der wijk dan disaat ajalnya mau dijemput Hayati Masih Mengungkapkan Cintanya pada Engku Zainuddin,,disaat Engku Zainuddin Membenci dan Mengusirnya dari Singga sana,,,karena Hayati Pernah Mengkhianati Cinta Engku Zainuddin,,Untuk Memilih hidup Bersama Laki-Laki lain,,Tuan Aziz,,Akhirnya Timbul penyesalan yang Mendalam bagi Engku Zainuddin,,,karena cita-cita Mereka Berdua tidak dapat diwujudkan

Rabu, 06 Mei 2015

Bangsa Mongol Dan Dinasti ILKHAN

jatuhnya kota baghdad pada tahun 1258 M, ke tangan bangsa mongol bukan saja mengakhiri khilafah Abbasiyah disana, tapi juga merupakan awal dari masa kemunduran politik dan peradaban islam. karena baghdad sebagai pusat kebudayaan dan peradaban islam yang sangat kaya dengan khazanah ilmu pengetahuan itu ikut pula lenyap dibumihanguskan oleh pasukan mongol yang dipimpin oleh Hulagu Khan.
  bangsa mongol berasal dari daerah pegunungan Mongolia, yang membentang dari asia tengah sampai ke siberia utara, tibet selatan, dan manchuria barat serta Turkistan Timur, nenek moyang mereka bernama Alanja khan, yang mempunyai dua putera kembar, kedua putra itu melahirkan dua suku bangsa besar, Mongol dan Tartar. mongol mempunyai anak bernama Ilkhan, yang melahirkan keturunan pemimpin bangsa mongol, dalam kehidupan bangsa mongol sangat sederhana, mereka mendirikan kemah-kemah dan berpindah-pindh tempat.
orang-orang mongol mempunyai watak yang kasar,suka berperang, dan berani menghadang maut dalam mencapai keinginannya.
mereka sangat patuh kepada pemimpin nya, mereka menganut agama syamaniah menyembah bintang-bintang,dan sujud kepada matahari yang sedang terbit.

kemajuan bangsa mongol secara besar-besaran terjadi pada masa kepemimpinan Yasugi Bahadur Khan. ia berhasil menyatukan 13 kelompok suku yang ada pada waktu itu. setelah yasugi meninggal ,putranya Timujin yang masih berusia 13 tahun tampil sebagai pemimpin. dalam waktu 30 tahun, ia berusaha  memperkuat angkatan perangnya dengan menyatukan bangsa Mongol dengan suku bangsa lain.
sehingga menjadi pasukan yang teratur dan tangguh, pada tahun 1206 M, ia mendapat gelar Jengis Khan, Raja yang perkasa, ia menetapkan suatu undang-undang yang disebutnya Alyasak, untuk mengatur kehidupan rakyatnya. wanita mempunyai kewajiban yang sama dengan lelaki dalam kemiliteran, pasukan perang dibagi menjadi beberapa kelompok , setelah pasukannya terorganisasi dengan baik, Jengis Khan berusaha memperluas daerah kekuasaannya dengan melakukan penaklukan terhadap daerah lain, serangan pertama diarahkan pada kerajaan cina, mereka berhasil menduduki peking pada tahun 1215 M. sasaran selanjutnya adalah negeri-negeri islam, pada tahun 606H/1209M, tentara mongol keluar dari daerahnya dengan tujuan Turki dan Ferghana
SEBAB-SEBAB KEMUNDURAN PEMERINTAHAN BANI ABBAS

 Berakhirnya kekuasaan dinasti seljuk atas baghdad atau kilafah abbasiyah merupakan awal dari periode kelima. pada periode ini, khalifah abbasiyah tidak lagi berada dibawah kekuasaan suatu dinasti islam berdiri. ada diantaranya yang cukup besar, namun yang terbanyak adalah dinasti kecil. para khilafah abbasiyah, sudah merdeka dan berkuasa kembali, tetapi hanya di baghdad dan sekitarnya. wilayah kekuasaan yang sempit ini menunjukkan kelemahan politiknya. pada masa inilah tentara Mongol dan Tatar menyerang baghdad. baghdad dapat dihancurkan oleh pasukan mongol tanpa perlawanan yang berarti. kehancuran baghdad akibat serangan tentara mongol, ini adalah awal babak baru dalam sejarah islam. yang disebut masa pertengahan.
sebagaimana yang terlihat dalam khilafah abbasiyah,masa kemunduran dimulai sejak periode kedua. faktor-faktor penyebab kemunduran itu tidak datang secara tiba-tiba, benih-benihnya sudah terlihat pada periode pertama, hanya pada khalifah pada periode ini sangat kuat.
dalam sejarah kekuasaan bani abbas, terlihat bahwa apabila khalifah kuat, para menteri cenderung berperan sebagai kepala pegawai sipil, tetapi jika khalifah lemah mereka akan berkuasa mengatur roda pemerintahan.
faktor-faktor yang menyebabkan  khilafah abbasiyah menjadi mundur:

1. persaingan antar bangsa
2. kemerosotan ekonomi
3. konflik keagamaan
4. ancaman dari luar
    AKU Berjuang
Hanya untuk 2 hal

Orang Tua,
  yang mesti Bahagia dihari Tuanya
Dan Cinta yang Akan Mendampingiku kelak