kenduri ini diadakan hampir setiap tahun,,sistem dari kenduri ini adalah masarakat kami beramai-ramai kesebuah tepi sungai yang sungai itu dinamakan lawe melang(air luas).
sesudah masarakat menggamat sampai di sungai lawe melang kemudian,,,ada suatu kepala suku atau tengku imam yang membacakan doa ditengah sungai tersebut.
setelah kepala suku membacakan doa kemudian,,tengku tersebut mengambil air disekelilingnya dalam sebuah botol aqua,,kemudian diletakkan diatas perahu lalu masarakat tersebut bisa mengambil air itu untuk dijadikan khasiat.
masarakat kami percaya bahwa,,barang siapa yang meminum air aqua tersebut maka akan disembuhkan dari segala penyakit.
sesudah acara itu selesai,,masarakat kami kemudian memotong kerbau ditepi sungai dan dimakan bersama-sama.
sesudah selesai makan bersama,,masarakat kami kemudian melanjutkan kendurinya dengan menaiki perahu untuk mengarungi sungai lawe melang tersebut.
bagi yang tidak pergi atau tidak menaiki perahu tersebut,,masarakat kami mendirikan sebuah tenda,,dimana tenda itu dijadikan sebuah pertunjukan tari dari daerah kami.
selesai acara tolak bala itu selesai dilaksanakan,,kepala suku kemudian membagikan daging kerbau yang berlebih dan juga lemang,,itu dibagikan kepada masarakat yang kurang mampu.
itulah acara kenduri dikampung kami.
catatan sendiri